Header Ads

ad

Aquino Umar (Noy) Pemeran 'Gita Dek Manis' KMGP 'Resmi' Berjilbab

“Pak Ustaaaadz! Doain, yaah, semoga istiqamah.”  Balasan darinya baru saya terima setengah jam kemudian setelah saya berkirim pesan padanya, bertanya kebenaran kabar yang menyebutnya telah mantab berjilbab.

Siang itu beberapa postingan di Facebook, Whatsapp dan berbagai jejaring sosial lainnya memberitakan bahwa Aquino Umar (Noy) telah ‘resmi’ berjilbab. Lengkap dengan foto dengan jilbab rapat. Jujur, seketika dada saya bergetar. Lebay, ya? Tapi begitulah adanya. Namun, saya tidak langsung meresponnya, sebab saya belum mendapatkan sumber yang valid. Saya memang begitu orangnya, berita gembira, berita sedih, berita heboh atau berita biasa saja, tetap harus saya verifikasi kebenarannya sebelum saya respon.

Saya langsung berkirim Whatsapp pada Mbak Helvy. Namun tak kunjung berbalas. Mungkin beliau sibuk. Tak mau menunggu, saya pun langsung bertanya pada Noy. Pun tak langsung berbalas. Setengah jam kemudian baru Noy membalas. Tak berselang lama, Mbak Helvy pun membalas.  Jelas sudah kebenaran Noy telah menetapkan hatinya untuk berhijab. Allahu Akbar! Kalau tadi dada saya bergetar, kali ini bilur hangat telah mengaliri pipi.

Ada ungkapan, “Anak itu adalah produk lingkungan.” Sikap, prilaku dan karakter seseorang lebih banyak dibentuk oleh lingkungan daripada karakter dasar yang dibawanya sejak lahir. Makanya kemudian manusia itu kebanyakan terbentuk sesuai dengan karakter dan watak etniknya. Walau juga tak sedikit yang bisa melepaskan diri dari pengaruh lingkungan tersebut.

Noy. Dari awal perjumpaan dengan gadis ini, saya sudah menemukan banyak potensi kebaikan dalam dirinya. Pada beberapa kesempatan membersamainya, saya menyaksikan Noy adalah pendengar yang baik. Dia cerna betul omongan orang. Terlebih omongan yang bersifat pengajaran dan arahan. Asli, saya sudah meyakini dari awal bahwa Noy nanti pasti (dengan seijin Allah) pasti akan berjilbab. Makanya, pada satu postingan saya di Instagram, saya posting gambar Noy berjilbab dengan deskripsi, “Akan sampai ke sini, insya Allah!”

Izzah dan Hamas memang berasal dari keluarga yang sangat religius. Maka, ketika mereka jadi artis, dengan berbagai pergaulan dan gaya hidupnya, saya berharap agar pemeran Nadia dan Mas Gagah ini tetap mejaga regiusitas sebagaimana mereka di tengah keluarga. Noy Dek Manis kini benar-benar telah melengkapi kemanisannya dengan busana muslimah, yang sedikit sebanyak tentu tak bisa lepas dari pengaruh Hamas dan Izzah.

Masaji, saya melihat remaja ini masih sangat polos. Perkembangan dan bagaimana ke depannya masih sangat tergantung dengan siapa kelak dia akan banyak bergaul. Namun melihat kebersamaan empat cast KMGP; Hamas, Noy, Izzah dan Aji, saya meyakini mereka telah sampai pada persahabatan yang tidak sebatas hubungan artis pada suatua produk film. Saya menyaksikan aura ukhuwah yang tak biasa di antara mereka. Saya berharap, semoga mereka masuk ke barisan sebagaimana yang disebutkan Mihyad Addailami, sebagai saudara sesungguhnya, walau tak ada hubungan darah sama sekali. 

Semua itu tentu tak lepas dari teladan yang ditunjukkan bunda mereka, Helvy Tiana Rosa. Mbak Helvy memang selalu mengedepankan persaudaraan dalam berbagai hubungan. Walau hal tersebut tetap tidak mengganggu profesionalitas beliau. Lebih dari itu semua, sebenarnya ruh sampai dan tidaknya hidayah Allah  dengan cepat adalah ketulusan. Nah, ketulusan inilah  yang menjadi kekuatan utama KMGP. Sejak dulu dari bukunya sampai kini difilmkan.

Selamat, Noy! Genggam erat hidayah yang telah Allah anugerahkan padamu. Tak semua orang bisa mendapatkannya. Ada yang sudah mendapatkannyya, namun terlepas. Ada yang sangat ingin mendapatkannya, namun tak kunjung menemukannya. Dan kau adalah satu di antara perempuan terpilih untuk mendapatkan hidayah hijab.

Abrar Rifai, Lawang, 13 Maret 2016

Tidak ada komentar